Hati-hati Saat Konsumsi Suplemen Vitamin D

Suplemen Vitamin D

Terlalu banyak mengkonsumsi vitamin D sama buruknya ketika kekurangannya, dalam sebuah studi terbaru menunjukkan. Mengkonsiumsi suplemen vitamin D akan menurunkan kadar darah yang menyebabkan C-reaktif protein (CRP), yang merupakan indikator peradangan dan dihubungkan dengan penyakit kardiovaskular. Namun suplemen vitamin D hanya membantu hanya pada saat keadaan tertentu.

Dalam sebuah studi terhadap 15.000 orang dewasa usia 18 sampai 85 tahun, para peneliti di Johns Hopkins University menemukan bahwa, tingkat darah terpantau sekitar 21 nanogram per mililiter--yang merupakan ujung bawah darah dianggap normal--setiap penambahan konsumsi vitamin D yang menyebabkan peningkatan CRP.

Peneliti juga memperhitungkan efek dan hubungan dari faktor-faktor lainnya seperti obesitas, kolesterol merokok, dan tekanan darah tinggi. Ada juga hubungan antara dosis dan respon, dimana tiap peningkatan 21 unit vitamin D akan disertai dengan peningkatan 0,06 miligram per desiliter CRP.

"Vitamin D baik untuk dosis tertentu," kata penulis utama, Dr Muhammad Amer, asisten profesor kedokteran di Johns Hopkins. "Tapi jangan sembarangan mengkonsumsinya, sebelum darah Anda diperiksa. "

Penelitian sebelumnya dari suplemen vitamin D, telah menghasilkan hasil yang tidak konsisten. Dengan beberapa uji coba menunjukkan penurunan penanda inflamasi dan lain-lain, yang menunjukkan tidak ada efek. Dari hasil penemuan sebelumnya, Vitamin D bermanfaat hanya pada saat kita konsumsi dengan kadar yang rendah.

Sumber

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel