7 Agama yang Punah di Dunia

Rumva.
Modernisasi telah mengubah keberadaan agama di seluruh dunia. Sejak zaman dahulu, era baru telah mengganti era sebelumnya, baik itu dalam segi tradisi, adat istiadat, maupun kepercayaan. Seiring perjalanan waktu, banyak agama yang telah punah di dunia ini.

Seiring dengan kepunahan ini, banyak tradisi dan adat istiadat juga ikut menghilang. Alasan kenapa agama ikut punah, bisa banyak sekali. Seperti bencana alam, invasi, perang, migrasi manusia atau penggabungan sebuah ordo.


Beberapa agama juga berimprovisasi dengan perubahan zaman, sehingga masih mampu bertahan hingga sekarang. Sementara beberapa agama lainnya benar-benar punah. Dikutip dari boldsky, ada beberapa fakta dari heiroglif yang memperlihatkan kepunahan beberapa agama di dunia, seperti di Sumeria dan Mesir.

Berikut beberapa agama yang telah punah yang ada di dunia:

Sumeria
Seperti agama tua lainnya di dunia, Agama Sumeria sangat melibatkan penyembahan terhadap alam.

Yunani
Dominasi orang-orang Yunani di dunia sangat terkenal. Demikian juga agama yang mereka gunakan, yaitu melakukan penyembahan dan praktik pemujaan. Agama Yunani hancur tahun 475 Sebelum Masehi, seiring dengan hancurnya penguasa Bizantium yang dipimpin oleh Zeus.

Rumva
Ini adalah agama pagan terakhir di Eropa. Agama ini berasal dari Lithuania, dan dihancurkan oleh Teutonic dalam perang salib Livonian tahun 1387.

Mithraisme 

Agama ini tumbuh  secara paralel dengan agama Kristen. Yang mengajarkan keselamatan dalam pengabdian. Agama ini juga sangat populer di Mediterrania dan beberapa bagian di Inggris. Namun punah pada abad ke 5 Masehi.

Manicaeisme

 Ini merupakan agama kenabian yang pertama, yang dibawa oleh Nabi Mani, sekitar tahun 200 SM. Agama ini mirip dengan agama Zoroaster. Ada banyak kuil Manichaei di Suriah, Mesir dan Asia Tengah. Namun telah dihancurkan pada abad ke-13, dan tidak ditemukan alasannya, kenapa agama ini menghilang.

Mesoamerika

 Suku Aztec, Maya dan agama di sekitar sungan Mississipi sangat populer dengan agama Mesoamerika, yang telah punah beberapa waktu lalu. Semua itu hancur oleh bencana alam.

Din E Ilahi

Agama ini dimulai di India oleh kaisar Mughal Akbar pada tahun 1582 Masehi. Agama ini menggabungkan semua elemen kebaikan dari beberapa agama. Seiring kematian kaisarnya, agama ini juga menghilang ditelan masa.

Sumber: http://www.boldsky.com

18 Responses to "7 Agama yang Punah di Dunia"

D Made said...

Wah baru tau nih. Thanks ya

Reyhan said...

Makasih Infonya, sangat bermamfaat....

Bole Jugadotcom said...

agama Yunani Hancur seirng dengan perkembangan Agama Kristen

moonraker80 said...

sama-sama ;) thank udah mampir nih

moonraker80 said...

bisa juga kaya gtu

moonraker80 said...

sama-sama.

Paravel said...

Katanya di daerah barat sana pemuja dewa-dewi Yunani mulai ada lagi

bas said...

agama yg benar tdk akan pernah bisa punah krn pasti dijaga oleh Sang pencipta (Tuhan). tugas manusia adalah mencari dan memilih agama yg benar tsb sebagai jalan hidupnya.

Anonymous said...

Agama itu merupakan wahyu yang dirakit oleh Tuhan Sang Pencipta, agama itu bukan ciptaan manusia.Kalau ciptaan manusia namanya KEBUDAYAAN. Agama yang benar adalah yang dibawa para Nabi/Rasul.dan itu prinsip dan syariatnya sama, karewna semua nerasal dari Tuhan Sang Pencipta, Tidak mungkin Tuhan Yang Esa membuat agama ber-beda2..

riyan said...

Ternyata ada banyak sekali agama ya di dunia ini

Anonymous said...

setuju dgn pendapat ini

E-JURNAL said...

Agama yang punah, tidak sebanyak agma yang muncul saat ini.... Jumlah agama saat ini sudah ribuah jumlahnya...

Yogi Marsahala said...

Mithraisme pernah populer

Yogi Marsahala said...

Agama Mithraisme pernah kedengaran namanya

ai jihan hanifah fadilah said...

baru tau

Rezky Maulana said...

nambah ilmu lumayan dan itu mungkin masih banyak lagi agama-agama yang tidak terekpos yg belum kita ketahui :D
salam blogwalking bre ..

Rezky Web

pembakal mojo said...

Salah satu bukti bahwa manusia tidak pernah mampu lepas dari pencarian akan tuhan dan kedamaian yg mampu diberikan oleh agama, saat mereka tdk mampu menemukan maka mereka akan "menciptakan agama dan tuhan" yg sangat dipengeruhi oleh kebutuhan, budaya, dan kondisi demografis pada saat itu.

Erfandii Cravalho said...

Infonya sangat bermanfaat sekali. Terima kasih ya?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel