Terdapat Sumber Air di Guratan Lapisan Es Antartika

Benua Antartika. Sumber: worldlynomads.com
Benua Antartika hampir selalu tertutup oleh es. Es tersebut terbentuk oleh udara yang sangat dingin, saat wilayah ini tidak tersinari matahari. Namun bukan berarti di benua ini tidak terdapat aliran air.

Dalam sebuah jurnal yang diterbitkan Minggu, 6 Oktober di Nature Geoscience, menunjukkan beberapa tempat  terdapat aliran air di bawah es. Hal ini terlihat dari pergerakan lempengan es tipis yang bergerak perlahan.

"Ini memperlihatkan bagian-bagian es yang sangat panjang, ada dugaan bahwa dalam bagian-bagian tersbut terdapat aliran air yang konsisten setiap waktu," kata Anne Le Brocq, pemimpin studi dan ahli gletser di Universitas Exeter Inggris.

Bagian es tersebut mempunyai ketebalan hingga 1 kilometer, sehingga sulit untuk dilakukan pengeboran dengan alat modern saat ini. Peneliti belum bisa memastikan, apakah apiran air tersebut seperti sungai atau hanya diam.

Le Brocq dan rekan-rekannya melakukan citra satelit dan radar untuk mengetahui lokasi tepatnya aliran air terjadi. Dan mereka menemukan pola yang tidak biasa dalam laipsan es, sehingga ada indikasi aliran air di dalamnya.

Diperkirakan, aliran air tersebut setinggi menara Eifel, memiliki ketinggian sekitar 250 meter dan lebar 300 meter.

"Kita akan fokus bagaimana aliran air ini bisa terjadi," ucap Le Brocq.

Mereka yakin, aliran air ini telah ada sejak dulu, dilihat dari karakteristik lapisan es di atasnya. Namun hal itu belum bisa dipastikan lebih jauh lagi. Aliran ini bisa diindikasikan, bagaimana respon lapisan es terhadap pemanasan global.


Sumber: Livescience

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel