MyDoom, Virus Komputer yang Merugikan Rp418 Triliun

Virus komputer. (techability.com.au)
Virus komputer pertama adalah Morris Worm, yang menginfeksi sekitar 6.000 komputer, itu terjadi 25 tahun yang lalu. Namun itu baru permulaan serangan-serangan virus selanjutnya. Sejak itu, jutaan komputer terserang virus di seluruh dunia.

Virus menginfeksi komputer dengan begitu cepat, dan caranya bisa dari mana saja. Baik itu melalui email, jejaring sosial, unduhan, maupun disk yang dipergunakan secara bersama-sama.


Bukan hanya kerusakan yang ditimbulkan, kerugian secara material juga tidak sedikit. Informasi yang diambil oleh virus, bisa menyebabkan kerugian yang tidak terhingga. Dikutip dari laman Mashable, selama kurun waktu awal adanya komputer hingga kini, ada beberapa virus yang paling berbahaya dan menyebabkan kerugian besar, virus apakah itu? Simak:

1. MyDoom (2004)
Virus berbentuk worm ini menginfeksi komputer melalui email. Cara kerjanya adalah email yang masuk akan mengirimkan code download, dan membagikannya lewat Outlook. Virus ini menginfeksi komputer teman, keluarga, hingga teman kampus. Kerugian yang diprediksi sebesar US$38 Miliar atau Rp418 Triliun. Dan menginfeksi sebanyak 2 juta komputer.

2. Sobig.F (2003)
Virus ini melipatgandakan dirinya, seperti trojan, dan berubah menjadi bentuk lain selain malware. Penyebarannya dengan mencari alamat dalam email. Virus ini telah mengacaukan komputer lalu lintas di Washington, bandara di Kanada, dan banyak komputer perusahaan. Kerugian yang ditimbulkan sebesar US$ 37.1 atau sekitar Rp.410 Triliun. Dan menginfeksi 2 juta komputer.

3. I Love You (2000)
Sebuah email dengan subjek "i love you" tampaknya menarik untuk dibuka. Tapi siapa sangka, email tersebut berisi virus. Saat email dibuka, ia akan mengganti seluruh file gambar. Virus ini didesain untuk mencuri kata sandi akses internet. Kerugian dari virus ini sebesar US$15 miliar atau sekitar Rp165 Triliun, dan menginfeksi sekitar 500.000 komputer.

4. Code Red (2001)
Virus ini bekerja pada sistem Windows 200 dan Windows NT, dan menginfeksi file yang sangat rapuh. Virus ini juga membuat down beberapa situs publik dan pemerintah. Virus ini juga menyebar melalui IP address. Kerugian yang dihasilkan US$2.6 miliar atau Rp28.6 triliun. Serta menginfeksi sekitar 1 juta komputer.

5. Slammer (2003)
Virus yang di dunia internet disebut Spphire, menyebabkan akses internet lambat hingga down. Virus ini menyebar cepat melalui internet. Dan telah melumpuhkan banyak situs. Kerugian yang diakibatkan sebesar US$1.2 miliar atau Rp13.2 triliun. Dan menginfeksi 200.000 komputer. (sumber: http://mashable.com)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel