Bahaya, Sosis Ternyata Bisa Sebabkan Hepatitis E

Sosis.
Sosis menjadi salah satu makanan siap saji yang mudah sekali kita temukan, banyak warung hingga supermarket menjualnya. Bahkan banyak sosis siap makan yang mudah kita temukan, tanpa harus mengolahnya terlebih dahulu.

Namun bagaimana pun, banyak makan makanan siap saji seperti sosis tidak baik bagi kesehatan. Bahkan, makanan olahan daging ini bisa menyebabkan beragam masalah kesehatan, karena kandungan garam yang tinggi serta pengawet di dalamnya.

Dan penelitian terbaru mengatakan, jika saat ini banyak sekali sosis yang terkontaminasi oleh virus Hepatitis E yang berbahaya bagi kesehatan. Nah, tahukah Anda apa itu Hepatitis E? Berikut ulasan lengkapnya.

Sebuah supermarket Inggris telah membuat ribuan orang berisiko setiap tahun oleh virus hepatitis E (HEV), dengan menjual sosis yang terkontaminasi virus ini menurut Health England.

Para ilmuwan di instansi pemerintah, menemukan bahwa beberapa orang terinfeksi oleh virus ini dengan gejala yang bervariasi, dari mulai rasa lelah yang teramat sangat hingga kerusakan hati dan otak.

Peneliti Bengu Said dan Profesor Richard Tedder, mengatakan bahwa sifat infeksi virus ini 'dinamis,' tergantung praktik daging yang diperoleh dari peternakan untuk kemudian diolah menjadi makanan siap saji, salah satunya adalah sosis.

Profesor Tedder mengatakan kepada Sunday Times: "Sesuatu tampaknya telah berubah dalam peternakan, sehingga banyak ternak salah satunya babi terinfeksi saat diolah. Ini adalah masalah bagi produsen daging dan pengecer."

HEV biasanya menghasilkan gejala ringan, namun dalam kasus yang jarang terjadi. Hal itu bisa berakibat fatal, terutama pada wanita hamil atau mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Namun Anda tidak perlu khawatir, saat ini risiko terkena virus hepatitis E kebanyakan dari konsumsi daging babi atau produk daging babi yang dimasak dengan buruk.

Apa Itu Hepatitis E

Hepatitis E umumnya merupakan infeksi ringan dan jangka pendek yang tidak memerlukan perawatan apapun, namun hal ini bisa serius.

Gejalanya berkisar dari kelelahan sampai gagal hati. Dalam kasus yang jarang terjadi, hal itu bisa berakibat fatal, terutama pada wanita hamil atau mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Biasanya infeksi akan sembuh dengan sendirinya. Tapi virus bisa ini mengakibatkan infeksi terus-menerus yang pada gilirannya dapat menyebabkan radang kronis pada hati.

Jumlah kasus di Eropa telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir ,dan sekarang menjadi penyebab paling umum hepatitis jangka pendek di Inggris. Tidak ada vaksin untuk hepatitis E.

Foto: dailymail.co.uk
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel