5 Manfaat Kesehatan yang Tidak Biasa dari Menangis

ilustrasi menangis
Menangis.
Orang yang menangis mungkin memiliki reputasi sebagai orang yang lemah atau terlalu emosional. Banyak yang menyebabkan kita menangis, mulai dari kehilangan seseorang hingga mendapatkan sesuatu yang tidak terduga.

Tapi tidak sedikit orang yang mudah sekali menangis, karena hal-hal yang sepele. Namun Anda tidak perlu khawatir dengan tangisan, karena ternyata ada beberapa manfaat yang tidak biasa dari menangis.

Para ahli bersikeras, bahwa ada beberapa manfaat kesehatan tak terduga bagi orang-orang yang sering menangis, termasuk tingkat stres yang lebih rendah, penurunan racun dalam tubuh, dan kesadaran emosional yang lebih besar. Selengkapnya baca di bawah ini.

1. Menangis sebagai pelepasan positif

Menangis mengaktifkan sistem saraf parasimpatis di dalam tubuh, untuk memberi isyarat ke kelenjar di mata untuk melepaskan air mata. Setelah menangis, tubuh mampu memperlambat pernapasan dan detak jantung ke kecepatan yang lebih terkontrol.

Seluruh pengalaman ini akan mengirimkan dan melepaskan rasa lega bagi orang yang menangis.

Satu studi dari University of South Florida mempelajari, bagaimana perasaan orang setelah menangis. Para periset menemukan, bahwa hampir semua orang di dalam penelitian merasa lebih baik setelah menangis.

"Sebagian besar peserta melaporkan perbaikan mood setelah menangis," kata para periset.

2. Hormon beracun keluar dari tubuh

Air mata manusia mengandung hormon stres adrenocorticotropic hormone (ACTH). Orang yang memiliki kadar ACTH lebih tinggi di tubuhnya, beresiko terkena penyakit seperti penyakit Addison.

Penyakit ini bisa menyebabkan kelelahan ekstrim, kadar gula darah rendah dan depresi. Menangis akan mengeluarkan ACTH dari tubuh, yang kemudian bisa membuat orang merasa lebih tenang.

Air mata juga mengandung hormon prolaktin. Hormon ini ditemukan pada kedua jenis kelamin pada saat kepuasan seksual dan hubungan interpersonal.

Ketika seseorang menangis, hormon ini dilepaskan ke dalam tubuh untuk membantu menghilangkan rasa cemas dan kemudian menenangkan perasaan.

3. Kesadaran emosional tubuh meningkat

Hewan menangis untuk membersihkan saluran air mata mereka dari kotoran. Tapi manusia memiliki alasan yang berbeda. Manusia adalah satu-satunya organisme hidup di planet ini yang menangis karena perasaan.

Teriakan yang baik adalah isyarat bagi tubuh, bahwa ia merasakan emosi dan karena itu membuatnya lebih sadar diri. Dengan membiarkan tubuh menyerap emosi kesedihan, ia juga bisa menjadi lebih sadar akan perasaan lain seperti kebahagiaan, kelegaan dan rasa syukur.

4. Atasi stres

Membiarkan diri Anda menangis, bisa melepaskan ketegangan yang ada di dalam tubuh.

Psikolog eksperimental Alex Goetz, yang mendirikan perusahaan manajemen risiko kesehatan terkemuka General Health Inc, mengatakan: "Air mata emosional, ditumpahkan pada saat-saat perasaan yang kuat, membawa hormon stres dan merupakan cara tepat untuk menyingkirkannya. Bahkan jika menangis mempermalukan Anda, itu menandakan bahwa Anda telah mencapai tingkat stres yang merugikan kesehatan Anda."

Para ahli telah menemukan, bahwa mayoritas orang yang menangis segera merasa lebih rileks setelah mereka selesai.

5. Membuat orang lain merasa lebih nyaman dengan emosi

Terbuka dengan emosi Anda terhadap orang lain dapat membantu memperbaiki hubungan, dan memungkinkan mereka untuk juga menunjukkan bagaimana perasaan mereka.

Bisnis tertentu di Jepang dan Inggris telah memanfaatkan area, dimana orang dapat secara terbuka mengungkapkan kesedihan mereka. 'Klub menangis' adalah ruang di mana orang bisa pergi dan terhubung dengan emosinya, tanpa merasa malu.

Ide ini pertama kali berasal dari Jepang dan kemudian melakukan perjalanan ke Inggris pada tahun 2007, dan klub tangisan Inggris pertama dibuka.

Di tempat ini memainkan musik atau film sedih untuk membantu orang memanfaatkan emosi mereka sendiri. Orang yang hadir di tempat ini, akan merasa lebih nyaman saat menyaksikan orang lain menangis.

Foto: dailymail.co.uk
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel