Diet Delapan Jam Jadi Cara Populer Turunkan Berat Badan

Diet delapan jam.
Selama beberapa bulan terakhir, baik pelatih kebugaran maupun ahli gizi telah membicarakan tentang manfaat dari 'diet delapan jam', yang sangat populer dan menjadi salah satu favorit di kalangan selebriti Hollywood.

Diet ini juga disukai oleh selebriti seperti Nicole Kidman dan Hugh Jackman. Dan banyak lagi yang melakukannya. Program tersebut, atau yang dikenal dengan nama 16:8, melihat bagaimana orang-orang makan selama delapan jam per hari dan berpuasa selama 16 jam.

Cara ini diharapkan bisa membuat tubuh mereka membakar lemak lebih banyak. Lantas bagaimana cara melakukan diet delapan jam ini dengan benar dan memberikan hasil maksimal? Berikut lebih jelasnya..

Mereka yang mengikuti diet ini akan sarapan di jam 10:00, makan siang di jam 2 siang dan makan malam di 6, kemudian sarapan di 10:00 keesokan harinya, sehingga ada jeda 16 jam untuk tidak makan.

Jadi apakah itu benar-benar bekerja? Ahli gizi dan kesehatan Holistik Australia, Lee Holmes, berbicara kepada Daily mail Female tentang pro dan kontra dari diet delapan jam, dan mengungkapkan apakah benar-benar berhasil.

"Gagasan tentang puasa intermiten mungkin tampak asing, tidak mungkin dan bahkan menakutkan bagi beberapa orang, tapi saya punya rahasia untuk Anda! Itu adalah sesuatu yang berhasil," kata Lee.

Lee mengatakan, bahwa diet delapan jam ini sama dengan berpuasa, di mana tubuh tidak akan dimasuki makanan selama 16 jam, sehingga akan membantu proses pembakaran lemak lebih banyak.

"Dengan berlatih berpuasa, Anda membiarkan tubuh dan usus Anda mencerna, beristirahat dan menyembuhkan. Puasa sebenarnya meringankan beban pada usus, sehingga memungkinkan untuk bekerja optimal. Ini juga memperbaiki proses pembersihan racun dalam tubuh," Lee menjelaskan.

Lee mengatakan bahwa puasa juga menurunkan tingkat faktor pertumbuhan mirip insulin (IGF-1) yang terkait dengan penuaan, perkembangan tumor dan risiko kanker.

"Puasa sebentar-sebentar membantu menurunkan berat badan, memperbaiki tubuh, mengurangi tekanan darah, meningkatkan energi dan menormalkan hormon lapar untuk mengendalikan nafsu makan yang lebih baik," tambahnya.
Diet favorit selebriti Hollywood.
Dari segi kontra, Lee mengatakan itu bisa menjadi tantangan tersendiri. Diet juga bisa berdampak negatif pada tubuh, jika Anda melakukannya dengan cara yang salah.

"Beberapa metode puasa tradisional dapat memiliki efek negatif pada hormon wanita, mengirimkan sinyal ke tubuh bahwa ia mengalami kelaparan dan memicu tubuh untuk mematikan kesuburan," katanya.

Lee menyimpulkan dengan mengatakan, satu-satunya orang yang direkomendasikannya untuk tidak mengikuti program ini adalah, mereka yang memiliki riwayat masa lalu atau saat ini menderita kelainan makan.

Lee bukan satu-satunya yang telah mendukung diet delapan jam itu, dengan Dr Joseph Mercola, seorang dokter terkemuka, mengatakan ada tiga peraturan yang harus diikuti; Anda harus melewatkan satu kali makan sehari, hindari makan larut malam dan makan dan minum secara normal waktu 'makan'.

Namun harus Anda ingat sebagai catatan, saat melakukan diet ini hindari makanan yang mengandung lemak, gula dan natrium tinggi.

Foto: dailymail.co.uk
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel