Cium Nisan Ayah, Anak Kecil Ini Buat Netizen Sedih

Anak cium batu nisan ayahnya.

Setiap makhluk yang bernyawa pasti akan meninggal dunia, termasuk manusia. Namun kita tidak pernah tahu, kapan dan di mana kita akan meninggal dunia dan isinya. Bahkan kematian bisa datang saat kita sedang berbahagia.


Termasuk saat kita menjadi soerang ibu dan ayah. Tidak ada seorang ibu dan ayah menginginkan meninggal dunia, saat anak-anaknya masih kecil. Tetapi sekali lagi, kematian adalah misteri Tuhan dan kita hanya bisa menerimanya.

Sebuah rangkaian foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan, bagaimana netizen terbawa emosi. Di mana memperlihatkan seorang anak kecil sedang mencium nisan ayahnya. Bagaimana kisahnya?

Baca Juga: Kisah Kuburan yang Berada di Tengah Jalan

Dalam sebuah foto terlihat, seorang anak kecil berusia tiga tahun sedang mencium nisan ayahnya. Di mana ayahnya meninggal dunia akibat kecelakaan.

Foto yang kemudian diunggah oleh saudara ibunya, Anne Mokhtar langsung mengundang simpati netizen. Di mana banyak yang terbawa perasaannya dan sedih dengan nasib anak tersebut. Yang telah kehilangan ayahnya saat usianya masih sangat kecil.

Anne ingin mengungkapkan, jika kita harus menghargai orangtua kita. Dan jangan sampai kehilangan kabar dari keduanya.

"Saya menangis usai melihat foto ini. Tak tahan air mata ini menetes. Usai melihat Adlina. Saya tidak bisa membayangkan hidup tanpa ayah. Tambah sedih lagi, Adlina masih kecil," tulis Anne dalam Twitternya.

Ia juga mengatakan semoga Adlina diberikan ketabahan dan kekuatan dalam mengharungi hidupnya.

"Dia masih kecil dah tidak dapat kasih sayang seorang ayah. Kalau saya berada di tempat dia, saya susah menerimanya. Dia tidak bisa mencium ayah. Batu itu saja yang dapat diciumnya," tambahnya.

Baca Juga: http://www.beritauaja.com/2017/05/video-menyeramkan-bayangan-putih.html

Banyak netizen yang akhirnya tidak kuat untuk meluapkan kesedihannya, dan mendoakan yyang terbaik buat Adila.

Foto: siakapkeli.my.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel