Dua Kaleng Minuman Bersoda Seminggu Bisa Membunuhmu

Minuman bersoda.
Tidak ada yang bisa membantah nikmatnya meminum minuman bersoda saat haus datang di siang hari. Atau tidak lengkap menyantap ayam goreng tanpa minuman bersoda. Ya, minuman ini sudah menjadi salah satu minuman 'wajib' masyarakat.

Kita juga bisa dengan mudah membeli minuman bersoda, di warung-warung terdekat. Apalagi rasanya cukup beragam, mulai dari yang segar, manis hingga masam. Tapi ternyata, minuman bersoda bisa sangat merugikan kesehatan.

Bahkan jika Anda mengonsumsi hanya dua kaleng soda seminggu, bisa membunuh dengan cukup mudah. Bagaimana bisa? Berikut penjelasan lengkapnya.

Dikutip dari Daily Mail, minuman bersoda cukup untuk meningkatkan risiko diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan stroke, yang terungkap dalam penelitian baru.

Studi tersebut juga menambahkan, minum hanya satu ons minuman bersoda dapat meningkatkan tekanan darah. Karena di dalamnya mengandung 14 gram gula lebih banyak, daripada yang direkomendasikan sehari-hari.

Minuman manis juga sudah lama diketahui menyebabkan obesitas dan menyebabkan penyakit kronis. Meskipun konsumsi soda terus meningkat, di antara semua kelompok usia di seluruh dunia.

Kini, para periset telah menemukan lebih banyak bukti bahwa hanya dua kaleng minuman bersoda seminggu yang menyebabkan risiko sindrom metabolik. Dan kondisi ini meningkatkan kemungkinan penyakit jantung, stroke dan diabetes.

Temuan yang dipublikasikan dalam Journal of the Endocrine Society, mengungkapkan faktor risiko minuman bersoda. Termasuk kenaikan berat badan, kadar lemak tinggi dalam darah. Yang dikenal sebagai trigliserida, tekanan darah tinggi, gula darah tinggi dan kadar kolesterol 'baik' yang rendah.

Tujuh puluh empat persen dari 85.451 produk edible yang berbeda di pasar Amerika Serikat, terutama sereal, bar energi dan minuman, mengandung gula tambahan yang berbahaya bagi kesehatan.

Satu kaleng biasa Coca-Cola, mengandung 39 gram gula. Itu lebih tinggi 14 gram lebih, dari rata-rata orang dewasa harus konsumsi setiap hari.

Studi tersebut menganalisis 36 studi berbeda, tentang individu yang meminum lebih dari lima minuman manis dalam seminggu. Dan faktor risiko konsumsi minuman bersoda, ada dalam satu dekade terakhir.

Beberapa temuan mengungkapkan, bahwa asupan minuman manis dapat mempengaruhi kadar insulin. Yang akan berkontribusi terhadap perkembangan sindrom metabolik dan diabetes tipe 2.

Ada juga bukti bahwa sering minum soda terkait dengan hipertensi dan penyakit kardiovaskular.

PBB memperingatkan enam tahun yang lalu, bahwa penyakit kronis menimbulkan risiko kesehatan lebih besar daripada penyakit menular. Sindrom metabolik dan diabetes, menyebabkan 19 juta kematian setahun secara global.

Bahkan diet soda menggunakan pemanis buatan, dan tidak seperti namanya, sama menyebabkan obesitas. Mereka yang minum soda diet secara signifikan meningkatkan risiko terkena diabetes, penyakit jantung atau stroke.

Nah, apakah Anda masih tidak peduli dengan kesehatan?

Foto: dailymail.co.uk
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel