Cara Jitu Obati Serangan Asam Urat Saat Berada di Rumah

Ilustrasi serangan asam urat. Gambar: wikihow.com

Serangan asam urat begitu menyakitkan, sehingga dapat membangunkan Anda di malam hari.


Itu terjadi ketika kristal urat terbentuk di persendian Anda. Paling sering terjadi di jempol kaki, tetapi sendi lain di kaki dan tangan mungkin terpengaruh.

Sendi akan terasa sakit dan meradang. Dan cara paling efektif untuk mengobati asam urat adalah menggunakan obat-obatan asam urat, yang telah direkomendasikan oleh dokter Anda sebelumnya.

Tetapi kadang kebanyakan dari kita tidak menyediakan obat asam urat, sehingga harus rela marasakan sakit yang menyiksa hingga pagi tiba. Nah oleh sebab itu, ada perawatan di rumah untuk mengobati rasa sakit akibat asam urat. Bagaimana caranya?

Dikutip dari wikihow.com, berikut cara efektif mengobati serangan asam urat dketika di rumah terutama malam hari:

1. Tinggikan sendi yang bengkak dari anggota badan lainnya. Ini akan membantu meningkatkan sirkulasi dan drainase.
Jika kaki Anda terkena, berbaringlah di tempat tidur dan angkat di atas tubuh Anda di atas tumpukan bantal.

2. Kompres sendi dengan menggunakan es. Ini akan membantu mengurangi peradangan dan menghilangkan rasa sakit.

  • Kompres kaki yang meradang dan sakit selama 20 menit, kemudian angkat dan diamkan. Ini akan mencegah dingin merusak kulit Anda.
  • Jika Anda tidak memiliki es, dapat menggunakan kacang polong beku atau jagung.
  • Selalu bungkus es atau sayuran beku dengan handuk tipis, sehingga es tidak langsung terkena kulit Anda.


Jika masih terasa hingga keesokan harinya, cobalah obat anti-inflamasi nonsteroid yang dijual bebas. Obat-obatan ini dapat membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit. Obat tersebut antara lain ibuprofen (Advil, Motrin IB) dan naproxen sodium (Aleve).

Obat-obat ini tidak dianjurkan untuk penderita sakit maag atau perdarahan, masalah ginjal, atau kondisi tekanan darah.
Jangan minum aspirin. Karena dapat meningkatkan kadar asam urat Anda. Jika Anda sedang menjalani pengobatan lain, konsultasikan dengan dokter, untuk menghindari efek interaksi yang mungkin terjadi.

Ketahui Kapan Harus Pergi ke Dokter


1. Pergilah ke dokter jika ini adalah serangan asam urat pertama Anda. Asam urat dapat merusak sendi, dan yang terbaik adalah memulai pengobatan sesegera mungkin. Ini juga akan membantu mengurangi rasa sakit Anda secepat mungkin.

Gejala mungkin termasuk rasa sakit yang parah, peradangan, dan kemerahan pada sendi yang terkena selama beberapa jam. Dan nyeri yang timbul tenggelam berlangsung selama berhari-hari atau berminggu-minggu sesudahnya. Sendi tangan dan kaki paling sering terkena.

Segera periksa ke dokter jika serangan asam urat Anda berhubungan dengan demam atau jika sendi panas. Gejala-gejala ini dapat menunjukkan bahwa Anda memiliki infeksi, yang perlu perhatian cepat.

2. Diskusikan berbagai obat yang tersedia untuk mengobati asam urat. Dokter Anda akan membantu membuat rencana perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan, dan riwayat kesehatan Anda. Dokter Anda mungkin akan meresepkan:

  • Obat antiinflamasi nonsteroid. Jika obat bebas tidak efektif dan menyembuhkan rasa sakit. Dokter akan memberikan obat yang lebih kuat dari yang Anda minum saat ini.
  • Colchicine. Obat ini menurunkan reaksi peradangan dari lapisan sendi dalam menanggapi kristal.
  • Kortikosteroid. Obat-obatan ini dapat diberikan sebagai suntikan langsung ke dalam sendi, untuk pengobatan yang lebih cepat. Namun, kortikosteroid ini tidak dapat dikonsumsi dalam jangka panjang.
  • Jika Anda memiliki riwayat asam urat, dokter akan meresepkan obat untuk mengurangi kadar urat, sehingga tingkat asam urat dalam darah terkontrol.


Beberapa orang lebih rentan terhadap asam urat daripada yang lain. Dan ada faktor-faktor yang meningkatkan risiko tersebut di antaranya:

  • Makan lebih banyak daging, makanan laut, minuman manis, dan bir.
  • Kelebihan berat badan.
  • Tekanan darah tinggi, diabetes, kondisi metabolisme, penyakit jantung atau ginjal.
  • Mengambil obat tertentu melawan hipertensi, obat anti-penolakan setelah transplantasi, atau aspirin.
  • Riwayat keluarga asam urat.
  • Setelah menjalani operasi atau mengalami cedera.
  • Laki-laki lebih berisiko terkena asam urat dibandingkan wanita, meskipun wanita akan meningkat setelah masuk ke fase menopause.

Baca Juga: 8 Obat Asam Urat Alami, Tapi Hanya Satu yang Bekerja Efektif

Asam urat dapat dicegah dengan perubahan gaya hidup, pengobatan akan membuat Anda ketergantungan.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel