Penderita Asam Urat Tidak Boleh Mengonsumsi Susu Kedelai

Bubuk protein kedelai yang akan dibuat menjadi susu
Bubuk protein kedelai yang akan dibuat menjadi susu. Gambar: dailymail.co.uk.

Penderita asam urat memang harus memperhatikan beragam makanan, agar kadar asam urat di dalam darah tidak terlalu tinggi. Jika sudah kambuh, penyakit yang satu ini membuat tubuh sudah sekali digerakkan dan kaku.


Banyak sekali deretan makanan yang mengandung purin tinggi, salah satu zat penyebab tingginya kadar asam urat. Dan salah satu makanan yang harus dihindari adalah protein dari kedelai, yang mudah kita temukan dalam bentuk susu kedelai.

Apalagi saat ini susu kedelai jadi salah satu alternatif pengganti susu hewani yang mudah ditemukan. Meskipun dipercaya memiliki segudang manfaat kesehatan, susu kedelai justru tidak baik bagi penderita asam urat. Mengapa?

Badan Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA) Amerika Serikat, pada hari Senin, 1 Oktober,  mengusulkan aturan mencabut hak perusahaan yang mengatakan protein kedelai melindungi jantung. Sementara ada potensi lainnya bagi kesehatan.

Badan tersebut mengatakan, penelitian tentang klaim protein kedelai pada tahun 1999 menunjukkan hasil yang tidak konsisten.

"Peninjauan kami terhadap bukti itu telah mendorong kami untuk menyimpulkan bahwa hubungan antara protein kedelai dan penyakit jantung tidak memenuhi standar ketat untuk klaim kesehatan yang disetujui FDA," kata lembaga itu dalam sebuah pernyataan.

FDA mengatakan bahwa jika aturan yang diusulkan diselesaikan, itu akan mempertimbangkan memungkinkan penggunaan klaim kesehatan yang memenuhi syarat.

Langkah ini terjadi hampir satu dekade, setelah FDA mengumumkan niatnya untuk mengevaluasi kembali bukti ilmiah akan manfaat protein dari kedelai, terutama dalam bentuk susu yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

Bahkan The American Heart Association telah lama menganjurkan, untuk mencabut klaim kesehatan atas manfaat protein dari kedelai.

Penelitian lain juga menunjukkan, jika protein kedelai ini dapat menyebabkan naiknya asam lambung dan juga asam urat.

Bubuk protein kedelai ini telah meroket dalam beberapa tahun terakhir, di tengah dorongan dalam pemasaran menuju generasi yang semakin sehat dan sadar kebugaran.

Selama latihan, tubuh kita membakar lemak dan karbohidrat dalam bentuk glukosa dan asam lemak. Tetapi kita juga membakar asam amino esensial, yang kita butuhkan untuk pertumbuhan otot.

Oleh karena itu, suplemen protein, seperti smoothies dan snack batangan, telah didorong sebagai cara untuk mengisi kembali nutrisi yang hilang.

Baca Juga: Asam Urat Kambuh? Bungkus Kaki Anda dengan Aluminium Foil

Namun, banyak ahli gizi memperingatkan bahwa, tidak semua orang membutuhkannnya. Dan kita dapat menggantinya hanya dengan pisang atau daging tanpa lemak.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel