12 Manfaat Makan Bawang Mentah Setiap Hari Sangat Menakjubkan

Manfaat bawang merah mentah. Gambar: boldsky.com

Bawang merah sering kita temukan di beragam makanan Indonesia, mulai dari sambal hingga sate. Bawang merah mentah ini mengandung sejumlah senyawa pelindung yang sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan tubuh.


Meskipun banyak dari kita yang senang dengan bawang merah yang sudah dimasak, karena aromanya tidak terlalu menyengat.

Selain sebagai makanan, bawang merah juga kerap digunakan sebagai bahan utama di sebagian besar pengobatan rumah. Ini karena sifat obat dari bawang merah mentah yang sangat baik.

Bawang merah mentah mengandung senyawa sulfur yang tinggi, yang bertanggung jawab atas bau dan sifat penyembuhannya yang kuat. Juga sumber yang baik dari Vitamin C, Vitamin B6, Biotin, Asam Folat, Chromium, Kalsium dan serat.

Bawang merah mentah juga kaya flavonoid terutama Quercetin, yang juga merupakan antioksidan.

Umbi yang satu ini juga mengurangi gejala infeksi kandung kemih, dan meningkatkan kesehatan prostat.

Sekarang, mari kita lihat apa yang terjadi ketika Anda makan bawang mentah setiap hari, yang kami kutip dari boldsky.com.

1. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Bawang efektif dalam menurunkan kolesterol dan trigliserida. Senyawa belerang dalam bawang merah bertindak sebagai pengencer darah alami dan mencegah agregasi trombosit. Quercetin mencegah pengerasan arteri, dengan mencegah penumpukan plak dan mengurangi risiko serangan jantung.

2. Mengobati Masalah Pernafasan

Tindakan anti-inflamasi bawang menenangkan otot-otot saluran napas dan mengurangi asma dan bronkitis. Ini juga efektif mencegah batuk, pilek, flu, bersin-bersin dan hidung meler.

3. Membantu Memerangi Penyakit yang Ditularkan Makanan

Sebagai antimikroba, bawang merah mentah membuatnya berguna dalam mengobati penyakit yang ditularkan melalui makanan yang disebabkan oleh infeksi mikroba. Fitokimia hadir dalam bawang merah mengurangi risiko tukak lambung.

4. Obat Sempurna Untuk Sembelit

Bawang mengandung serat larut, yang mendorong pertumbuhan bakteri yang baik di usus. Makan satu bawang mentah sehari akan menghindari sembelit. Ini adalah salah satu manfaat kesehatan terbaik dari makan bawang mentah setiap hari.

5. Obat Tuberculosis atau TBC

Bawang memiliki antiseptik serta sifat antimikroba. Ini dapat menonaktifkan mycobacterium yang menyebabkan tuberkulosis dan mengerahkan efek anti-tuberkular. Makan bawang mentah dengan garam lebih bermanfaat.

6. Meningkatkan Produksi ASI

Mengonsumsi bawang mentah setiap hari, memiliki efek yang nyata dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Dapat ditambahkan dalam makanan, atau dapat digunakan dalam salad.

7. Mengatur Tekanan Darah

Bawang rendah kalori, rendah sodium dan tidak mengandung lemak. Ini meningkatkan elastisitas pembuluh darah dan efektif dalam menurunkan tekanan darah tinggi. Ini adalah salah satu manfaat makan bawang mentah setiap hari.

8. Untuk Detoksifikasi

Mengkonsumsi bawang membantu mendetoksifikasi tubuh Anda dari racun berbahaya. Ini akan memurnikan darah Anda dan pada gilirannya membuat Anda tetap sehat. Bawang lebih bermanfaat jika dimakan mentah.

9. Anti-kanker

Fitokimia disulfida, trisulfida, cepaena dan quercetin hadir dalam membantu bawang dalam mengencerkan darah, sehingga mengurangi peradangan dan mengerahkan sifat anti-kankernya.

10. Mengobati Masalah Pencernaan

Mengonsumsi bawang mentah akan membantu Anda dalam mengobati masalah pencernaan termasuk kehilangan nafsu makan, dispepsia, gangguan perut dan gangguan kantung empedu.

11. Mengobati Anemia

Kandungan besi yang tinggi dalam bawang membuatnya berguna dalam mengobati anemia. Makan bawang mentah setiap hari berukuran sedang sehari akan bermanfaat. Ini adalah salah satu manfaat kesehatan terbaik dari makan bawang mentah setiap hari.

12. Mengontrol Gula Darah

Bawang menunjukkan sifat memodifikasi gula darah yang signifikan. Selain membatasi asupan gula, makan bawang merah mentah dapat membuat kadar gula darah normal.

Cara Menanam atau Perkembangbiakkan Bawang Merah


1. Memilih wadah untuk perkembangbiakan bawang merah

Anda bisa menanam bawang merah di mana saja, termasuk pot atau bahkan botol plastik yang tidak terpakai.

Caraya: pilih pot yang berlubang atau lubangi botol plastik di bagian bawahnya. Hal ini agar sirkulasi air berjalan lancar.


2. Mempersiapan bibit bawang merah

Saat ini banyak bibit bawang yang dijual di toko-toko, mulai dari supermarket kecil hingga besar. Atau Anda bisa membelinya di toko seperti Ace Hardware.

Jika tidak punya, cukup gunakan bawang merah yang biasa kita masak. Caranya pilih yang sudah cukup tua. Salah satunya sudah muncul tunas dan daun berwarna hijau. Bawang merah tidak keriput, dan tidak dalam kondisi busuk.

3. Teknik penanaman bawang merah

Siapkan media tanah yang akan dijadikan tempat perkembangbiakkan bawang putih. Anda bisa membelinya di toko pertanian atau bibit, yang sudah tercampur dengan pupuk. Media tanam ini cukup baik untuk budidaya bawang merah.

Atau Anda bisa mencari tanah yang subur, salah satu cirinya terdapat cacing di dalamnya. Ambil secukupnya dan masukkan ke dalam pot yang sudah disiapkan.

4. Cara menanam bawang merah di pot

Siapkan anakan bawang merah, lalu potong 1/4 bagian atasnya. Tujuannya untuk merangsang pembentukan daun baru. Dan jangan mengubur seluruh bibit bawang merah. Sisakan sedikit bagian di atas tanah.

5. Cara merawat bawang merah

Pada awal penanaman, siram dua kali sehari di pagi dan sore. Agar kelembaban tanah tetap terjaga. Dan masuk usia 10 hari, penyiram air dapat dikurangi menjadi satu kali sehari.

6. Menyingkirkan gulma atau tanaman penganggu

Gulma adalah musuh bagi petani. Terlebih pada musim hujan. Gulma akan mengganggu pertumbuhan bawang merah, dan menyerap unsur hara yang ada di dalam tanah. Hasilnya, bawang merah yang ditanam tidak tumbuh dengan baik. Singkirkan gulma secara rutin.

7. Pemberian pupuk pada bawang merah

Pemberian jenis pupuk yang tepat akan berdampak pada pertumbuhan bawang merah. Ada dua pupuku, pertama untuk daun, yang digunakan untuk melebatkan. Dan pupuk buah, agar bawang merah memiliki umbi yang banyak. Anda bisa membelinya di toko bahan pertanian.

8. Memanen bawang merah

Bawang yang siap panen biasanya akan berumur antara 55 - 70 hari. Atau Anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan. Jika sudah dirasa cukup besar dan banyak umbinya, bisa langsung dipanen.

Pastikan tanaman bawang merah juga mendapatkan cukup sinar matahari, agar perkembangannya tidak terganggu.

Selamat mencoba..



Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel