Ini yang Terjadi Saat Gajah Besar Mati di Alam Liar

Bangkai gajah dimakan hyena.
Kehidupan hewan di alam liar tidak mudah, mereka bisa jadi mangsa atau memangsa hewan lainnya, termasuk hewan besar seperti gajah. Meskipun berbadan besar, gajah bisa saja dibunuh oleh hewan-hewan pemangsa seperti singa atau hyena.

Tapi kadang kematian hewan besar ini membutuhkan waktu yang lama, meskipun sudah terluka. Salahh satunya Gajah besar Afrika ini, yang sedang berada di ambang kematiannya.

Dalam video yang diunggah akun Nat Geo Wild ini memperlihatkan, bagaimana kematian yang perlahan-lahan menimpa gajah besar. Namun yang menarik, justru setelah kematiannya terjadi. Seperti apa? Simak videonya di tautan berikut ini.

Dalam video terlihat, saat hari pertama gajah besar itu terluka tepat di perutnya. Ia terlihat bersandar di sebuah pohon untuk menopang tubuhnya yang besar.

Di hari pertama tidak terjadi apa-apa. Di hari kedua, gajah besar itu tiba-tiba ambruk. Dan ternyata, beberapa gajah datang untuk proses berkabung termasuk "body-mounting," di mana mereka naik pada bangkai gajah.

Mereka juga berduka dengan berjalan mundur ke arah tubuhnya, sering menyentuhnya dengan kaki belakang mereka. Mereka akan menjelajahi tubuh dengan belalai dan kaki depannya. Apakah gajah secara budaya mengirimkan dan mempelajari tindakan ini? Ini adalah bagian dari studi yang sedang berlangsung.

Di hari ketiga, hyena tiba datang di malam hari dan membuka perutnya, meskipun kulit gajah sangat keras. Ini juga memberi kesempatan bagi burung untuk mendapatkan makanan cuma-cuma.

Burung nasar tidak memiliki paruh yang cukup kuat untuk merobek kulit gajah, jadi mereka harus menunggu di belakang hyena. Meskipun menyedihkan, kematian ini sangat penting untuk ekosistem.

Kematiannya menyelamatkan hidup bagi burung nasar, yang populasinya telah merosot di seluruh dunia, karena manusia telah mengubah habitat mereka dan meracuninya.

Lalu macan tutul datang untuk menyelidiki tetapi memutuskan untuk makan di tempat lain. Bangkai gajah dalam waktu singkat menjadi ekosistem yang sibuk. Selain mengais-ngais, ada hewan pengurai seperti belatung yang mengunyah apa pun yang tidak bisa cepat didapat oleh para pemangsa besar.

Mereka juga menciptakan sepetak tanah yang subur, sebagai mikroba melepaskan nutrisi ke dalam tanah.

Para ilmuwan menggunakan jumlah bangkai, untuk mengawasi kesehatan populasi gajah. Jadi bukan hanya bangkai gajah ini yang memberikan layanan yang sangat bermanfaat bagi ekosistem sekitarnya... pada akhirnya dapat membantu dengan sains dan konservasi gajah.

Baca Juga: 
Berikut videonya:


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel