Jokowi Sebut Kebakaran Hutan di Indonesia Berkurang 85%, Faktanya Tidak Benar


Indonesiaoke.id - Joko Widodo mengklaim bahwa dalam tiga tahun terakhir Indonesia tidak mengalami kebakaran hutan.

Fakta berdasarkan pemberitaan Kompas.com serta data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengungkap bahwa Indonesia masih mengalami kebakaran hutan dalam tiga tahun terakhir meskipun gaungnya tak besar.

Sebagai contoh, dari Januari hingga Juli 2017, Riau saja mengalami kebakaran huitan seluas 1.052 hektar. Kebakaran hutan terparah terjadi di Rokan Hilir sebesar 281 hektar dan di Meranti 200 hektar. Wilayah Taman Nasional Tesso Nillo juga mengalami kebakaran.

Sementara itu, wilayah Kalimantan Tengah berdasarkan data Karhutla Monitoruing System 11.127,49 hektar. Jumlah ini memang lebih rendah dario kebakaran hutan hebat pada tahun 2015 tetapi bukan berarti tak ada kebakaran.

Tahun 2018, wilayah Riau kembali mengalami kebakaran. Pada tengah tahun pertama, 1.962 hektar yang tersebar di 10 kabupaten dan kota di Riauterbakar. Tahun 2018 juga, wilayah Sumatera Selatan mengalami kebakaran seluas 37.362 hektar. Kebakaran terparah di 19.402 hektar.

Iqbal damanik, peneliti Auriga, mengatakam, "Dicatat KLHK, tahun 2017 saja terjadi 11.000 hektar lahan hutan." Ia merinci, tahun n2015 - 2016, 261.060 hektar lahan hutan terbakar. tahun 2016 - 2017, 14.604 hektar lahan hutan terbakar. Sementara, tahun 2017 - 2018, total kebakaran hutan mencapai 11.127 hektar.

Kebakaran Hutan Terbaru


Jumat 05 Juli 2019: Kebakaran Lahan Terjadi di Aceh Besar


Dikutip dari detik.com, kebakaran terjadi di kawasan hutan Cot Raja Umong, Gunung Seulawah, Aceh Besar.

"Penyebab terjadi kebakaran hutan tersebut diduga akibat adanya unsur kesengajaan yang dibakar oleh orang tertentu. Namun untuk kepastian penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian dan instansi terkait lainnya," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Ahmad Dadek kepada wartawan, Jumat (5/7/2019).

Petugas pemadam kebakaran disebutnya kesulitan mencapai titik api. Penyebabnya, tak ada akses jalan untuk mobil pemadam kebakaran ke wilayah yang terbakar.

Kamis, 4 Juli 2019: Kebakaran Hutan di Riau Kembali Marak, 13 Heli dan Pesawat Dikerahkan


Dikutip dari sindonews.com, wakil Komandan Satgas Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan Riau, Edwar Sanger mengatakan,saat ini kebakaran melanda berbagai wilayah. Penanggulangan dilakukan secara bersama.

Selasa 25 Juni 2019: Lahan di Ogan Ilir Terbakar, Tol Palindra Sumsel Sempat Tertutup Asap Tebal


Dikutip dari detik.com, kebakaran lahan terjadi di Ogan Ilir, Sumatera Selatan atau tepat di sebelah jalan tol Palembang-Inderalaya. Akibat kebakaran itu, ruas jalan tol sempat tertutup asap tebal.

"Kemarin lahan itu sempat terbakar dan sudah padam, hari ini terbakar lagi. Tim darat udah di lokasi untuk pemadaman," kata Kabid Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel, Ansori kepada detikcom, Selasa (25/6/2019).

Senin 17 Juni 2019: Hutan di Perbukitan Danau Toba Terbakar


Dikutip dari detik.com, kawasan hutan di sekitar Danau Toba, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, terbakar. Diperkirakan luas areal hutan yang terbakar mencapai 7 hektare.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Dairi, Bahagia Ginting menyebut areal hutan yang terbakar kemungkinan berada di kawasan lindung. Petugas langsung menurunkan tim ke lokasi.

"Api sudah berhasil dipadamkan. Tidak ada korban," kata Ginting, Senin (17/6/2019).

Dan masih banyak berita lainnya yang tidak bisa dituliskan di sini.
Loading...

0 Response to "Jokowi Sebut Kebakaran Hutan di Indonesia Berkurang 85%, Faktanya Tidak Benar"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel